Kepada cahaya yang merampas warna cahaya..
Malam berterimakasih padamu, tentang titipan nadimu di masa lalu
Tentang lukis-lukis senyum yang pernah kau bagi dengannya, pun nada-nada sedih penghantar tidur yang kalian berdua putar di hari hujan
Malam yang pernah menangis di hadapanmu, malam yang pernah sangat mempercayaimu
Malam yang kini hancur karnamu..
Namun dia tak menyesali semuanya
Yang telah terjadi, biar saja dia simpan bersama semua ketakutannya
Ia hanya pasrah dengan semua rasa bersalah yang terus menerus menekannya, menemani sepi
Entah karena apa, malam itu terlalu baik untuk memuja cahaya hingga sedemikian rupa
Malam tak pernah sekalipun menyalahkannya!
Pernah sekali dua kali ia mencoba belajar membenci, melupakan, membuang
Hanya saja, malam tau, kau tak pernah bisa melupakan orang hanya karena kau mau
Semuanya tak pernah bisa semudah itu.
Bagaikan seorang pesakitan, ia memang tegar
Namun di balik itu semua, ia masih menyimpan harapan, harapan yang tak pernah ia ungkit-ungkit kembali
Dalam diam ia membiarkan harapan itu hidup, tanpa membuka lagi laci kenangan mereka
Karna ia berusaha bertahan, tanpa mengingat dan melupakan..
For the light, who make the night change
My world change!
Selasa, 25 Maret 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar