Jumat, 01 November 2013

Comeback!

Edit Posted by with No comments
Dengar lirihku, bisik hatimu
Mungkin keadaan yang membaur tak memungkinkan menyatu
Tapi waktu slalu punya ijin untuk membiarkan cinta berpadu

Hanya biarkan bintang membisikkan pendapatnya
Ia tau rinduku sering kutitipkan pada langitnya
Dan berdoa, semoga rindu itu sampai ke arahmu
Tepat di hadapmu

Pilihan itu slalu ada
Tak peduli apa, ia akan hadir jika kau berkata iya
Bahkan tidak pun telah menjadi alternatif janji
Janji untuk pergi bila gagal menghadang
Jika kau memberi malam itu satu kesempatan untuk berpijar

And this night wish is...

Comeback!


Sabtu, 26 Oktober 2013

Hanya Rindu

Edit Posted by with No comments
Kalau rindu itu sedikit bersarang di hatimu
Mengapa tak kau coba melihat ke balik waktu?
Ke arahku?

Aku masih disini
Bersama hampa, dan penantian yang sia-sia
Aku menanti, dalam sepi

Abu-abu masa lalu tentangmu, tak hentinya mengoyak dinding pertahananku
Aku jatuh, aku rapuh, aku masih menunggumu



Kembalilah, kembalilah, kembalilah kasihku....



Senin, 14 Oktober 2013

Takbir

Edit Posted by with No comments
Aku masih ingat, gema takbir yang terlantun beberapa bulan lalu, masih aku nikmati denganmu
Meski terpisah oleh jarak, saat itu aku merasa hati kita satu
Aku berkeyakinan, kau milikku
Namun tak kusangka, takbir kali ini, kulantunkan seorang diri dalam sunyi
Dalam doa, dalam harap pada Sang Kuasa

Minggu, 13 Oktober 2013

Sepucuk untukmu

Edit Posted by with No comments
Telah lama aku menantikanmu dalam senja
Berbalut luka yang mengisi raga
Aku menoreh kisah, dalam penantian akan dirimu yang tak kunjung usai
Meski aku tahu, kau telah melupakan aku


Adakah yang lebih menyakitkan daripada mencintai namun tak bisa berekspresi?
Bahkan kehilangan barang kesayanganpun masih bisa lebih mudah

Ketika waktu mulai menggariskan batasnya untukku
Sudah sepatutnya kau tahu,
Aku hancur melebur dalam debu
Namun tak sedikitpun situasi ini mampu menggoyahkanmu
Hingga sayap-sayapku benar-benar musnah, tak sedikitpun bayangmu menyambutku

Aku yang terus luka tanpa henti
Berusaha tetap berdiri
Menanti dalam harap pilu senandung jiwaku
Aku, merindukanmu.

Selasa, 08 Oktober 2013

Cinta

Edit Posted by with 1 comment
Cinta akan mengalun seirama dengan hati
Dimana tubuh hanya menjadi pengiring musiknya
Detak jantung adalah irama, dan luapan emosi adalah tangga nadanya

Cinta itu seni
Cinta itu keindahan
Dimana ada cita, disana pula seni dan keindahan
Cinta juga dapat membuka pikiran dan perasaan
Dapat mengajak keluar dari jalan-jalan yang salah tempuh
Menuntun ke arah keabadian
Meniti satu persatu tujuh lapisan langit hingga merasakan indahnya nirwana

Dunia keabadian!

Bukankah itu begitu indah, Fajar pagi?


By : Erie Novico, Novel Ratu - The memories of Jakarta

Note : Sebenarnya "Fajar Pagi" nya itu "Ratu", diubah sedikit nggak papa kan? :D #Peace

Minggu, 15 September 2013

Sekelumit Kisah dari Langit Malam

Edit Posted by with No comments
Bahkan langit kelam telah kehilangan fajar paginya, fajar pagi yang hilang meninggalkan awan kelabu dan merampas pelanginya.
Memang, banyak bintang yang mencoba menerangi dalam gelapnya, namun langit malam itu terlanjur larut dalam kesedihan. Hingga  ia tak tahu bagaimana cara mengisi kekosongan.

Yang diinginkan langit itu hanya satu, ia ingin menemani fajar pagi yang kesepian. Mencoba menciptakan warna baru dalam hidup, sekedar menggabungkan malam dengan cahaya, ia hanya ingin mengusir sepi.
Sudah beribu kali doanya terucap, meminta kepada Tuhan.
Namun hanya bunga tidur yang ia dapat, rupa dari lukis-lukis semu perampas semangatnya.

Banyak nada yang pernah ia coba hadirkan lewat sang bayu, begitupun waktu, ia telah mencoba menghapus rindu, namun hanya gagal yang dapat ia petik.

Semua mimpi yang pernah ia ukir dalam gelap, sekarang tinggallah bayangan di belakang malam.
Inginnya menggugah, tapi ia cukup sakit untuk mencoba bangkit.
Ia takut terjatuh kembali.

Kini, malam hanya berkawankan sepi, meski ia mencoba menitipkan rindu lewat desir sang bayu, namun alamat pilunya takkan pernah menerima salam tulusnya...

Sabtu, 14 September 2013

Menunggu

Edit Posted by with No comments
Aku tahu, mungkin tali semu yang dulu pernah terlukis itu, telah putus dimakan waktu
Namun haruskah kau menghindari malam yang kelam ini?
Haruskah engkau menghilang tanpa jejak?

Mungkin aku tak pantas kau pandang,
Mungkin aku tak pantas kau jadikan teman
Tapi aku akan slalu disini, menunggu kau datang kembali...

Sabtu, 07 September 2013

I hope

Edit Posted by with No comments
Biarkan aku untuk sekedar menyentuh sepimu
Menemani malam-malam itu,
dan menghadirkan pelangi baru di hidupmu
Hanya biarkan aku, kembali memasuki celah rindumu
Untuk sekedar berbagi, serta mencari
Apa itu arti mimpi...

Kamis, 05 September 2013

Harapan

Edit Posted by with No comments
Mengapa harapan itu datang jika akhirnya aku tetap harus mengalami kekecewaan?
Mengapa penantian itu tak pernah hilang bahkan ketika aku mencoba terlelap?
Mungkin kelam malam tak selamanya sendu, namun kesepianku tanpamu, itulah akhir dari bahagiaku
Meski beribu kali aku mencoba bangkit, maka beribu kali pula aku merasakan kegagalan yang sama
Aku dan kamu mungkin takkan lagi menjadi kita, namun tidak bolehkah aku untuk sekedar mencoba?
Menggantungkan harapan pada keajaiban, yang mungkin akan membuatku terjatuh dan mati perlahan.

Rabu, 04 September 2013

Cahaya

Edit Posted by with No comments
Bolehkah aku sekedar mengingat namamu
Mengukirnya agar abadi di hatiku
Tepat di samping memori-memori gelapku
Just once,
For the last time
Please, let me...


~ C A H A Y A ~

Selasa, 03 September 2013

My Poem 2

Edit Posted by with No comments
Sesungguhnya rinduku ini bukan hanya ucapan, kasih
Ukir-ukir cinta yang kusemikan, bukan pula sebuah kebohongan
Jika kau pikir rasa suka ini hanya sebatas cinta monyet,
Kau salah
Kau sungguh salah
Aku memang gadis kecil yang baru tahu apa itu dunia
Namun aku bukan anak kemarin sore yang baru tahu apa itu arti cinta

Aku menjaga hatiku sekian lama
Hingga akhirnya ia berlabuh pada satu nama
Nama yang benar-benar merubah dunianya
Namun ternyata peraduan malam itu tak lagi ada
Ia pergi mencari cahaya-cahaya yang lainnya
Meninggalkan pergi hati rapuh ini
Sendiri, dalam kelamnya yang menyelimuti

Seutas rinduku

Edit Posted by with No comments
Lembar-lembar kisah cintaku telah sampai pada batas bernama pilu
Mencapai akhir tanpa aku bisa mencerna skenario Tuhan
Nafas ini terlalu sesak untuk kutarik
Membias perlahan kepada senja pengiring malam
Pemusnah bintang-bintang dan harapan

Aku pernah berharap pada selaras nada yang pernah membuatku bahagia
Selaksa makna yang kian memudar artinya
Menguap rindu dalam kuak-kuak pilu
Sekedar memanggil waktu,
Mengibakan kisah pada sejarah
Karna setitik rasa itu, pernah menjadi warna hidupku

My poem

Edit Posted by with No comments
Biarkan aku menangis
Biarkan aku merintih
Jangan coba kau hentikan jika kau bukan dia
Biarkan rasaku luntur dengan sendirinya
Dengan caraku, entah bagaimanapun hasilnya
Aku memang masih berharap pada keajaiban malam
Bahwa kau kan datang, bawakanku setuang kebahagiaan
Namun bintang tajam yang menusuk,
Mulai membangunkanku dari keremangan harapan
Memaksaku bangkit
Karna dia, bukan satu-satunya lelaki yang tercipta