Sabtu, 26 Oktober 2013

Hanya Rindu

Edit Posted by with No comments
Kalau rindu itu sedikit bersarang di hatimu
Mengapa tak kau coba melihat ke balik waktu?
Ke arahku?

Aku masih disini
Bersama hampa, dan penantian yang sia-sia
Aku menanti, dalam sepi

Abu-abu masa lalu tentangmu, tak hentinya mengoyak dinding pertahananku
Aku jatuh, aku rapuh, aku masih menunggumu



Kembalilah, kembalilah, kembalilah kasihku....



Senin, 14 Oktober 2013

Takbir

Edit Posted by with No comments
Aku masih ingat, gema takbir yang terlantun beberapa bulan lalu, masih aku nikmati denganmu
Meski terpisah oleh jarak, saat itu aku merasa hati kita satu
Aku berkeyakinan, kau milikku
Namun tak kusangka, takbir kali ini, kulantunkan seorang diri dalam sunyi
Dalam doa, dalam harap pada Sang Kuasa

Minggu, 13 Oktober 2013

Sepucuk untukmu

Edit Posted by with No comments
Telah lama aku menantikanmu dalam senja
Berbalut luka yang mengisi raga
Aku menoreh kisah, dalam penantian akan dirimu yang tak kunjung usai
Meski aku tahu, kau telah melupakan aku


Adakah yang lebih menyakitkan daripada mencintai namun tak bisa berekspresi?
Bahkan kehilangan barang kesayanganpun masih bisa lebih mudah

Ketika waktu mulai menggariskan batasnya untukku
Sudah sepatutnya kau tahu,
Aku hancur melebur dalam debu
Namun tak sedikitpun situasi ini mampu menggoyahkanmu
Hingga sayap-sayapku benar-benar musnah, tak sedikitpun bayangmu menyambutku

Aku yang terus luka tanpa henti
Berusaha tetap berdiri
Menanti dalam harap pilu senandung jiwaku
Aku, merindukanmu.

Selasa, 08 Oktober 2013

Cinta

Edit Posted by with 1 comment
Cinta akan mengalun seirama dengan hati
Dimana tubuh hanya menjadi pengiring musiknya
Detak jantung adalah irama, dan luapan emosi adalah tangga nadanya

Cinta itu seni
Cinta itu keindahan
Dimana ada cita, disana pula seni dan keindahan
Cinta juga dapat membuka pikiran dan perasaan
Dapat mengajak keluar dari jalan-jalan yang salah tempuh
Menuntun ke arah keabadian
Meniti satu persatu tujuh lapisan langit hingga merasakan indahnya nirwana

Dunia keabadian!

Bukankah itu begitu indah, Fajar pagi?


By : Erie Novico, Novel Ratu - The memories of Jakarta

Note : Sebenarnya "Fajar Pagi" nya itu "Ratu", diubah sedikit nggak papa kan? :D #Peace